Pentingnya Social Media Graphic Design untuk Bisnis

Saat ini, pekerjaan yang berkaitan dengan media sosial banyak dibutuhkan. Mulai dari admin, copywriter, social media specialist, desain graphic hingga content creator. Masing-masing pekerjaan tersebut memiliki tugas atau job desk yang sama pentingnya, tak terkecuali social media graphics design.

Pentingnya Desain Grafis untuk Pemasaran

Pada dasarnya, penggunaan desain grafis diperuntukkan agar tampilan seperti media sosial menjadi cantik dan menarik. Gambar atau tampilan yang menarik akan membuat orang yang melihatnya menjadi tertarik dan kemudian bisa membeli produk tersebut.

Walaupun begitu, menjadi social media graphic design tidak bisa semudah itu. Hal ini disebabkan seorang desainer untuk media sosial harus tahu apa yang ingin ditonjolkan dari gambar tersebut. Dengan begitu, apa yang disampaikan pada gambar tersebut sampai pada audience yang melihatnya.

Tips Menjadi Desain Grafis Media Sosial

Untuk menjadi desain grafis media sosial yang handal, tidak bisa ditempuh atau terbentuk dalam waktu yang singkat. Tips berikut ini bisa membantu Anda untuk meningkatkan kemampuan Anda menjadi seorang desainer grafis media sosial:

  • Belajar ‘Merasa’

Bagus tidaknya sebuah gambar atau tampilan dari sebuah desain terkadang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata melainkan dengan rasa. Ada kalanya, gambar tersebut terlihat sederhana namun tetap memiliki keunggulan di bidang ‘rasa’. Kalau orang bilang “feel-nya dapet”. Karena itu, dalam membuat grafis, terkadang Anda harus merasa untuk hasil yang maksimal.

  • Tahu dan Penempatan Komposisi Elemennya

Anda harus bisa menata komposisi dan juga tahu elemen yang dibutuhkan. Element tersebut bisa berupa warna, ruang, garis, titik, tekstur, tulisan yang ketika disatukan membentuk suatu desain yang harmonis.

Pentingnya Social Media Graphic Design untuk Bisnis
Pentingnya Social Media Graphic Design untuk Bisnis

Misalnya untuk feed tentang pemberitahuan konten baru tentang video promosi dengan smartphone. Anda harus tahu bagian apa yang harus ditonjolkan dan bagian mana yang tidak. Dengan begitu, pesan yang disampaikan akan diterima oleh audience dan desain yang Anda buat juga semakin menarik.

  • Perhatikan Tipografi

Jangan lupa untuk memperhatikan tulisannya. Ini disebabkan karena seorang desain grafis media sosial juga membuat desain yang dipergunakan untuk keperluan iklan. Seperti yang diketahui, untuk iklan, seperti di Facebook, prosentase tulisan hanya 20% dari keseluruhan.

Jika terlalu banyak tulisan maka tidak akan lolos gambarnya. Sedangkan jika terlalu sedikit dan tidak tepat penggunaan katanya, akan membuat audience tidak mengerti maksud dari gambar tersebut. Karena hal tersebut, jangan lupa untuk mempelajari dan pengaplikasian tipografi agar hasil desain lebih menarik.

  • Tentukan Spesifikasi

Jika Anda merasa terlalu rumit karena banyak yang harus dipelajari, ada baiknya untuk memilih salah satu atau fokus di satu bidang terlebih dahulu. Dengan begitu, anda akan lebih mudah untuk mempelajarinya dan setelah itu, Anda bisa mempelajari hal lain.

Ini karena mau tidak mau Anda harus menguasai basicnya karena pembuatan desain juga akan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Jadi, mau tidak mau jika Anda ingin jadi social media graphic design, Anda harus tetap berlatih agar kemampuan Anda meningkat.